Balocci, Januari 2023 Dalam diamku, rinduku tersiratMenyapamu dalam kenanganMelirikmu disetiap anganPadamu, aku tersungkur erat Perempuanku, terbit dari timurKuawali pagi dengan menyebut namamuLangkahku di siang hari menujumuPada malam, doaku hangat padamu Entah, kamu pergi menghilang di pucuk baratMelambai pada sisi gelapmuDan kuharap esok pagiDirimu lahir kembali dari timur Dan nyatanya, dirimu tak seperti matahariTenggelam, esok pagiLanjutkan membaca “Perempuanku, terbit dari timur”
Arsip Penulis:Rahmatnasur
Rapuh
Pajukukang, 28 Oktober 2022 Tidak lagi samar seperti dulu, berkabut dan pudarKini segala ragu berlalu, kepastian tiba menyapa Mata bersayup sayup, detak jantung tak seperti biasanyaTelapak tangan membasah, menyapu air mata Kembali berteduh di bawah renungan, apakah kematian akan menjawab ? Kuhela nafas pelan pelan serta bersuara mendayu Terbaring, terhampar dan terluka, kosong tak terkataMerapuhlahLanjutkan membaca “Rapuh”
PEREMPUAN TERBAIKKU
Cambayya, 4 April 2023 Terima kasih atas hadirmuPergimu membawahku mencicipi hikmahDan mengajariku banyak hal tentang siapa aku ?Ku pastikan, engkau adalah perempuanku dan guru terbaikku di masa lalu Pergimu, mengajariku cara melihat lebih dalam tentang kehidupanDan memberikan kepastian, mengikhlaskanmu adalah bahagiamu bukan memilikimuEntah dunia menganggapku gila atau langit sedang menegurkuTapi ketahuilah, inilah cara Tuhan mengajarikuLanjutkan membaca “PEREMPUAN TERBAIKKU”